Mengenal Gejala Penyebab Dan Komplikasi Jantung Koroner

Ketika mendengar penyakit jantung koroner, sudah tidak terasa asing lagi bagi sebagian besar orang. Hanya saja,bagi sebagian orang belum mengetahui penyebab, gejala dan komplikasinya.

Mengenal Gejala Penyebab Dan Komplikasi Jantung Koroner

Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Jantung koroner adalah salah satu jenis penyakit jantung. Penyakit jantung koroner dapat disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung dan hal ini lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jaringan ikat, perkapuran dan pembekuan darah.Kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan bisa menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius dari nyeri dada hingga infark jantung.

Faktor risiko penyakit jantung koroner

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner diantaranya:

  • Jarang olahraga
  • Obesitas
  • Stres kronis
  • Orang yang mengidap diabetes melitus
  • Orang yang mengidap tekanan darah tinggi
  • Orang yang mengidap kolesterol HDL rendah
  • Orang yang mengidap kolesterol tinggi
  • Mempunyai riwayat keluarga yang mengalami penyakit jantung koroner

Jika anda memiliki salah satu atau beberapa faktor resiko tersebut, maka periksakan kesehatan jantung anda. Sebab bila anda memiliki salah satu atau beberapa faktor resiko akan berlipat kali menaikan resiko total terhadap penyakit jantung koroner.

Gejala Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner sering tidak menyebabkan gejala apapun dalam waktu dekat sampai serangan itu terjadi. Berikut ini gejala inti dari penyakit jantung koroner diantaranya:

  • Terasa nyeri di bagian dada
  • Jantung sering berdebar-debar
  • Mendadak sesak nafas
  • Sakit kepala berat
  • Pembengkakan pada pergelangan tangan dan kaki.
  • Jantung berdetaj tidak beraturan
  • Detak jantung terdengar atau terasa lebih lambat dari biasanya.
  • Lelah berlebihan
  • Keringat dingin

Pencegahan Penyakit Jantung Koroner

Mencegah lebih baik daripada mengobati, begitupun dengan penyakit jantung koroner. Berikut ini adalah pencegahan penyakit jantung koroner:

  • Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan, omega-3 dan vitamin C.
  • Konsumsi makanan yang mengandung zat polifenol tinggi seperti sayuran hijau, buah kiwi dan teh.
  • Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi
  • Konsumsi makanan yang mengandung lemak sehat
  • Olahraga secara teratur
  • Batasi konsumsi makanan yang digoreng
  • Kurangi kebiasaan merokok
  • Istirahat yang cukup
  • Kurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji
  • Hindari stres

Komplikasi penyakit jantung koroner

Waspadai penyakit jantung koroner, karena penyakit ini dapat memicu berbagai komplikasi masalah jantung diantaranya:

-Gagal jantung
-Nyeri dada
-Serangan jantung
-Aritmia atau irama jantung abnormal

Itulah informasi tentang penyebab, gejala dan komplikasi penyakit jantung koroner. Untuk pengobatan penyakit jantung koroner bisa dengan secara medis dan bisa juga dengan cara alami. Bagi anda yang memilih pengobatan secara alami anda bisa memanfaatkan beberapa bahan alami diantaranya bawang temu giring, temu putih, daun dewa dan daun sukun.

Jenis Penyakit Kanker Yang Masih Dapat Disembuhkan

Saat anda mendengar kata kanker, mungkin dipikiran anda kanker adalah penyakit yang mematikan. Memang betul kanker adalah penyakit mematikan dan berbahaya. Selain itu juga membutuhkan pengobatan yang lama, akan tetapi bukan berarti tidak dapat disembuhkan. Banyak kasus pengidap kanker akhirnya bisa sembuh sesudah menjalami pengobatan dengan tekun.

Jenis Penyakit Kanker Yang Masih Dapat Disembuhkan

Pengidap kanker memang seolah-olah berlomba dengan waktu. Semakin cepat kanker ditemukan dan ditangani, maka kemungkinan untuk sembuh pun semakin besar. Oleh karena itu, bila anda menemukan kanker ditubuh anda maka segeralah melakukan pengobatan dengan tekun.

Jenis Penyakit Kanker Yang Masih Dapat Disembuhkan

Kanker tiroid

Salah satu jenis kanker yang masih dapat disembuhkan adalah kanker tiroid. Asalkan penderita mau melakukan pengobatan dengan tekun. Karena jenis kanker ini dapat tumbuh dengan perlahan. Ketika membesar dan dokter mengobatinya dengan cara operasi, dan sel kanker pun akan hilang.

Kanker kulit

Kanker kulit salah satu jenis kanker yang dianggap sebagai jenis kanker yang mempunyai tingkat harapan hidup tinggi pada penderitanya. Gejala kanker kulit adalah munculnya bercak besar yang berwarna gelap, benbentuk aneh dan timbul. Bila anda mengalami hal ini, maka segeralah memeriksakan diri anda pada dokter untuk memastikan apakah merupakan gejala kanker atau bukan.

Kanker prostat

Sel kanker prostat adalah jenis kanker yang terlambat dalam bertumbuh. Bahkan pria yang terkena kanker prostat masih dapat hidup normal, tanpa ada komplikasi. Sel kanker prostat akan rontok bila dideteksi sejak dini yang digabung dengan operasi ataupun radiasi.

Kanker testis

Kanker testis juga masih dapat disembuhkan jika masih dalam tahap awal dan belum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Biasanya, untuk menghentikan penyebaran sel kanker maka dokter akan menghapus testis yang terdeteksi tumor. Kemudian dilanjutkan dengan radiasi atau kemoterapi, sehingga sel kanker secara efektif.

Kanker payudara

Kanker payudara dibagi menjadi 2 jenis yaitu ductal carcinoma in situ dan lobular carcinoma in situ. Ductal carcinoma in situ (DCIS) adalah sel kanker payudara yang berkembang di saluran payudara. Sedangkan lobular carcinoma in situ adalah sel kanker yang tumbuh di kelenjar payudara.

Ketika sel kanker masih seukuran kacang atau sekitar 2 cm, maka masih bisa diobati dengan mudah.

Kanker serviks

Kanker serviks juga merupakan jenis kanker yang mudah di obati. Terutama bila anda sebelumnya pernah melakukan tes papsmear yang dapat mendeteksi munculnya sel kanker sejak dini. Sel kanker serviks termasuk pasling lambat untuk bertumbuh dan menyebar maka jika diketahui dan diobati sejak dini dapat disembuhkan.

Jadi sangat diperlukan untuk mendeteksi kesahatan sejak dini supaya mengetahui potensi penyakit apa saja yang dapat muncul termasuk kanker.

Penyebab Terlalu Sering Sesak Nafas Yang Harus Diketahui

Sesak nafas merupakan suatu kondisi saat anda kesulitan dalam bernafas. Sesak nafas dalam dunia kedokteran disebut dengan dyspnea. Tergantung pada penyebabnya, ada orang yang mengalami sesak nafas hanya sekali, ada juga orang yang mengalami sesak nafas berulang atau bahkan sering yang dapat menjadi konstan.

Penyebab Terlalu Sering Sesak Nafas Yang Harus Diketahui

Penyebab Terlalu Sering Sesak Nafas Yang Harus Diketahui

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab terlalu sering sesak nafas diantaranya melakukan olahraga yang terlalu berat, berada di tempat dengan suhu ekstrem dan karena faktor obesitas. Penyebab gangguan sesak napas lainnya adalah karena gangguan kesehatan yang dapat disebabkan oleh:

Alergi

Gangguan kesehatan yang dapat menimbulkan sesak nafas adalah alergi. Alergi marupakan kondisi respon sistem daya tahan tubuh pada suatu hal yang di anggap bahaya di dalam tubuh. Gejala alergi diantaranya sesak nafas, hidung berair, ruam kemerahan pada kulit, mata memerah dan gatal, mata berair.

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)

Sering sesak nafas bisa menjadi gejala penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penyaki ini marupakan penyakit kronis. Selain sesak nafas, gejala lainnya penyakit paru obstruktif kronis adalah batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh, berkurangnya nafsu makan, dan mengik.

Kanker paru-paru

Kanker paru-paru adalah salah jenis kanker yang paling ditakuti. Gejala penyakit kanker paru-paru  tidak terdeteksi dengan jelas sebab sama sekali tidak terlihat pada penderita. Tapi tetap, gejala penyakit ini harus diketahui diantaranya sesak nafas, batuk berikut adalah yang tidak kunjung sembuh, batuk berdarah, tubuh medah capek dan lelah padahal tidka melakukan kegiatan yang berat.

Pilek/flu

Pilek/flu adalah infeksi yang terjadi pada saluran sinus, hidung, saluran pernafasan atas dan tenggorokan yang disebabkan oleh virus. Gejala flu baisanya sering bersin, hidung berair, hidung tersumbar, tidak enak badan. Namun gejala pun dapat berlanjut menjadi demam, sakit di tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot dan sesak nafas.

Penyakit jantung

Jangan sepelekan sesak nafas terlalu sering, karena bisa jadi gejala penyakit jantung. Ada beberapa penyakit jantung diantaranya:

  • Aritmia. Penyakit yang menimbulkan gejala sesak nafas adalah aritmia yaitu gangguan pada jantung. Selain sesak nafas, gejala lainnya pusing-pusing, bahkan sampai pingsan.
  • Serangan jantung. Selain aritmia, penyakit jantung yang menimbulkan sesak nafas adalah serangan jantung. Selain sesak nafas, gejala lainnya adalah nyeri di dada, tubuh lemah, pusing, dll.
  • Gagal jantung. Sama seperti jenis penyakit jantung yang lainnya, gagal jantung juga merupakan penyakit jantung yang bisa menyebabkan sesak nafas. Sesak nafas juga bisa terjadi saat sedang beristirahat maka dianggap tida wajar.

Asma

Sesak nafas sering dikaitkan dengan kondisi asma. Penyakit inimerupakan penyakit yang kronis sebab tidak bisa disembuhkan dengan total. Gejala lainnya dari asma adalah sakit di dada, batuk-batuk dan mengi.

Pneumonia

Gangguan kesehatan lainnya yang menyebabkan sesak nafas adalah pneumonia yaitu infeksi yang dapat memicu timbulnya inflamasi di kantong paru-paru, si salah satu paru-paru atau kedua paru-paru. Selain sesak nafas, gejala lainnya penyakit pneumonia adalah sakit dada, batuk kering, berkeringat, dan tubuh terasa lelah.

Tuberkulosis

Tuberkulosis dikenal dengan nama TBC yang merupakan gangguan kesehatan yang menyebabkan sesak nafas. Tuberkulosis disebabkan oleh basik mycobacterium tuberculosis. Selain sesak nafas, gejala lainnya penyakit TBC adalah batuk-batuk, nafsu makan berkurang sehingga berat badan penderita turun, batuk berdarah, berkeringat di malam hari, batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh dan nyeri di dada.

Namun, penyebab umum yang dapat memicu kondisi sesak nafas adalah asma, penyakit paru-paru dan penyakit jantung. Untuk mengetahui penyebab sesak nafas yang anda rasakan, alangkah baiknya memriksakan pada dokter.

Pencegahan Dan Pengobatan Kanker Kandung Kemih

Ada beberapa langkah untuk mencegah terjadinya kanker kandung kemih. Namun sebelum masuk ke pembahasan pencegahan dan pengobatan kanker kandung kemih, alangkah baiknya mengetahui dulu tentang definisi dan faktor risiko kanker kandung kemih.

Pencegahan Dan Pengobatan Kanker Kandung Kemih

Mengenal kanker kandung kemih dan faktor resikonya

Kanker kandung kemih merupakan kanker yang terjadi pada kandung kemih. Penyebab dari kanker ini belum diketahui pasti, namun kanker kandung kemih mempunyai beberapa faktor resiko diantaranya usia, merokok, lingkungan pekerjaan, jenis kelamin biasanya pria yang memiliki resiko tinggi terkena kanker kandung kemih dan genetik.

Gejala kanker kandung kemih yang paling umum terjadi adalah keluarnya darah dalam urin. Gejala lainnya adalah kesulitan dalam buang air kecil, sering buang air kecil, desakan untuk berkemih dan rasa nyeri atau terbakar ketika berkemih.

Pencegahan kanker kandung kemih

  • Batasi dan berhenti merokok
  • Berhati-hati dengan bahan kimia. Bila anda bekerja dengan bahan kimia, ikuti semua petunjuk keselamatan untuk menghindari paparan bahan kimia tersebut.
  • Uji kadar arsenik dalam air
  • Minum air yang cukup
  • Konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah-buahan maupun sayur-sayuran dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kanker termasuk kanker kandung kemih.

Pengobatan kanker kandung kemih

  • Pembedahan
  • Imunoterapu
  • Pengangkatan tumor
  • Kemoterapi
  • Terapi radiasi

Pepatah mengatakan mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu lakukan pencegahan sejak dini supaya terhindar dari jenis kanker ini.

Faktor Risiko Kanker Kandung Kemih

Sebelumnya membahas tentang gejala dan diagnosis kanker kandung kemih. Masih membahas tentang kandung kemih, dan kali ini akan membahas tentang faktor risiko kanker kandung kemih. Sebelum membahas tentang faktor risikonya, ada baiknya mengetahui jenis-jenis kanker kandung kemih.

Faktor Risiko Kanker Kandung Kemih

Kanker kandung kemih dikenal dengan istilah kanker abnormal akan sel kanker dibagian kandung kemih. Ada 3 jenis kanker kandung kemih diantaranya:

  • Karsinoma urothelial atau karsinoma sel transisional, merupakan kanker yang asalnya adalah dari sel transisional dan inilah jenis kanker kandung kemih yang paling umum.
  • Sel gepeng atau karsinoma sel skuamosa merupakan kanker yang asalnya ialah dari lapisan atas kandung kemih.
  • Adenolarsinoma merupakan kanker yang asalnya ialah dari kandung kemih lapisan dalam yang diakibatkan oleh adanya peradangan kronis.

Stadium-stadium kanker kandung kemih

  • Stadium 1. Pada tahap ini, kanker belum menyebar dan baru ada pada dinding pada kandung kemih.
  • Stadium 2. Pada tahap ini, kanker sifatnya juga lokal dan menyerang bagian kandung kemih saja, tapi keadaannya telah menembus lapisan dinding kandung kemih dengan cara menyeluruh.
  • Stadium 3. Pada tahap ini, penyebaran kanker telah berlangsung lewat dinding kandung kemih ke jaringan yang ada disekelilingnya.
  • Stadium 4. Pada tahap inim kanker sudah tersebar dan merajarela sampai kelenjar getah bening. Bahkan organ-organ pada vital yang lain telah terkena, seperti bagian paru-paru, hati hingga tulang.

Faktor risiko kanker kandung kemih

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker kandung kemih diantaranya:

  • Faktor usia
  • Jenis kelamin. laki laki 3 kali lebih berisiko menderita kanker kandung kemih di bandingkan wanita.
  • Keturunan
  • Adanya peradangan kandung kemih atau penyakit saluran kemih yang lain yang mengiritasi kandung kemih.
  • Paparan bahan kimia, sebahagian bagan kimia dianggap berhubungan bersama kanker kandung kemih seperti bahan kimia yang dimanfaatkan pada industri pewarna, bahan kimia yang diperlukan pada industri karet, kulit, pewarna rambut dan pencetakan.
  • Orang-orang cenderung makan banyak daging dan berlemak, berisiko terkena kanker kandung kemih.
  • Sebelumnya pernah menjalani pengobatan kanker. Beberapa pengobatan kanker, seperti terapi radiasi ke perut atau panggul mampu meningkatkan risiko mengalami
    kanker kandung kemih.

Itulah beberapa faktor risiko kanker kandung kemih. Semoga bermanfaat.

Gejala Dan Diagnosis Kanker Kandung Kemih

Kanker kandung kemih merupakan tumor ganas pada mukosa kantung kemih. Gejala yang paling umum kanker kandung kemih yakni hematuria (kencing berdarah). Kanker kandung kemih pada umumnya cenderung terjadi pada seseorang yang telah lanjut umur. Dan kebanyakan kasus, penyakit ini cenderung dialami oleh pria, namun tak menutup kemungkinan dialami oleh perempuan. Untuk mewaspadainya dan mencegah sebelum terlalu serius atau parah, gejala kanker kandung kemih perlu kita simak.

Gejala Dan Diagnosis Kanker Kandung Kemih

Gejala Kanker Kandung Kemih

Buang air kecil disertai darah

Gejala paling umum yang sering dijumpai terhadap pasien kanker kandung kemih yakni buang air kecil atau kencing disertai darah. Apabila telah terlalu sering terjadi darah ke luar dengan urin, faktor ini layak dicurigai dan diperiksakan ke dokter.

Frekuensi buang air kecil terlalu sering tapi sedikit

Perubahan dari kebiasaan buang air kecil yang lain dapat dirasakan dan butuh diwaspadai yakni frekuensinya yang makin sering. Tidak cuma itu, pula rasa mau buang air kecil mendadak, keluarnya urin berdarah dan jumlah urin setiap kali dikeluarkan hanya sedikit.

Terasa perih disaat buang air kecil

Mengalami rasa perih setiap buang air kecil bukanlah faktor yang mesti diabaikan. Bila mulai terjadi setiap hari, sebaiknya periksakan ke dokter.

Nyeri punggung

Nyeri pinggung memang tidaklah dapat kita simpulkan sebagai suatu keadaan yang menandakan adanya kanker kandung kemih. Nyeri punggung bisa terjadi kala beraktivitas terlalu padat dan terlalu banyak atau tak bergerak di area punggung. Disaat nyeri punggung terjadi secara tiba-tiba tidak dengan adanya alasan tertentu, menempuh motode diagnosa dapat sangat penting untuk dilakukan.

Saluran kemih sering terinfeksi

Gejala lainnya yang mesti diwaspadai yakni seringnya infeksi menyerang saluran kemih. Bila disertai pun dengan gejala yang lain yang telah disebutkan, anda mesti memeriksakan kepada dokter.

Kaki bengkak

Pada stadium lanjut, gejala pun berkembang makin tentu dan tampak lebih parah. Salah satu gejalanya yaitu pembengkakan yang terjadi di kaki. faktor ini bisa diartikan bahwa sudah terjadi penyebaran sel kanker dan ini mampu menyerang kaki. Kalau bengkak di kaki ini diawali dengan pertanda lainnya pada stadium awal tadi, pasti ini makin memperjelas adanya ketidakberesan pada kesehatan kandung kemih.

Nyeri panggul

Gejala lainnya kanker kandung kemih iadalah nyeri panggul. Rasa sakit ini dapat dirasakan oleh penderita kanker kandung kemih bagi stadium lanjut. Hal ini disebabkan oleh sel kanker yang sudah terlanjur menyebar sampai rasa sakitnya hingga ke panggul.

Tulang terasa sakit

Gejala lainnya dari kanker kandung kemih ialah rasa sakit pada tulang yang masih tidak dengan alasan. Terjadi secara tiba-tiba atau menjadi kelanjutan dari gejala-gejala buang air kecil yang disebutkan sebelumnya, anda patut memeriksakannya segera ke dokter. Kanker tulang pula bisa menjadi kemungkinan, tapi kalai gejala lain di atas pula turut dialami, ini pasti bukan kanker tulang.

Diagnosis Kanker Kandung Kemih

Dengan metode diagnosa yang disarankan untuk dilakukan jugalah anda tahu pada stadium berapa keadaan kanker tersebut. Berikut yakni proses pemeriksaan yang sangat dianjurkan.

  • Pemeriksaan sitoskopi. pada pemeriksaan ini, dokter bakal menggunakan camera kecil bersama memasangnya di selang halus yang ada lampunya. Sesudah itu, alat inilah yang akan digunakan buat periksa bagian kandung kemih.
  • Tes Imaging. pemeriksaan ini yakni cara pemeriksaan dengan pengambilan Gambar oleh dokter secara detail kandung kemil lewat urogram intravena, CT scan atau MRI scan.
  • Biopsi kanker. Pada prosedur diagnosa ini, pengambilan sampel jaringan dapat dilakukan oleh dokter yang setelah itu akan diuji.
  • Sitologi urin. Dokter bakal mengambil sample urin dari pasien. Sebab bersama pengambilan sample urin ini, akan terdeteksi ada tidaknya kandungan sel kanker di dalam tubuh pasien.

Itulah gejala dan metode diagnosa kanker kandung kemih. Semoga dapat bermanfaat.

Gejala Kanker Paru-Paru

Gejala Kanker Paru-Paru,- Kanker paru-paru ialah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tak terkendali dalam jaringan paru-paru. Penyebab utama kanker paru-paru yaitu paparan lingkungan , terutama asap rokok & pada tingkat yang lebih rendah, polusi udara, asbes & radon.

Jenis kanker paru-paru

  • Karsinoma sel skuamosa yaitu jenis kanker paru-paru yang paling umum, bertanggung jawab atas 40% dari kasus. Dimulai di bagian tengah & atas paru-paru & biasanya tumbuh lambat.
  • Adenokarsinoma menyumbang 25% dari kasusu. Kebanyakan terjadi pada bagian luar dari paru-paru. Jenis ini juga tumbuh lambat, namun mereka menyebar ke paru-paru lebih cepat dari karsinoma sel skuamosa.
  • Karsinoma sel kecil menyumbang 20% dari kasus. Hampir semua kasus disebabkan oleh penggunaan rokok. Jenis ini bersifar agresif awal penyakit dengan cepat & menyebar ke luar paru-paru pada stadium awal penyakit.
  • Karsinoma sel besar menyumbang sekitar 15% dari kasus. Jenis ini juga berkembang dengan cepat & menyebar ke luar paru-paru dengan agresif.

Gejala Kanker Paru-Paru Yang Perlu Diketahui

Kanker paru-paru biasanya tak memunculkan tanda & gejala pada tahap awal. Tanda & gejala kanker paru-paru terjadi hanya saat keadaannya sudah memburuk.

Gejala Kanker Paru-Paru

  • Batuk terus-menerus : lebih dari 90% pasien kanker paru-paru mengeluhkan batuk yang secara bertahap memburuk. Makin penyakit bertambah parah, pasien sering batuk berdarah.
  • Nyeri dada : Rasa sakit biasanya tajam & dapat terkait dengan pernapasan.
  • Sesak napas
  • Suara serak
  • Kesusahan menelan atau sakit diwaktu menelan.
  • Infeksi berulang seperti bronkitis & pneumonia.
  • Kasus stadium lanjut yang menyerbar keluar paru-paru akan menyebabkan nyeri tulang, perubahan neurologis (contohnya mati rasa, kelemahan, pusing & kejang), sakit kuning (perubahan warna kekuningan pada kulit) & gejala-gejala lainnya.

Demikian ulasan tentang kanker paru-paru, penyebab & gejala kanker paru-paru. Untuk mencegah penyakit kanker paru-paru , sebaiknya untuk menerapkan gaya hidup sehat serta mengurangi & berhenti merokok.

 | Obat Cancer

Faktor Risiko Kanker Paru-Paru

Faktor Risiko Kanker Paru-Paru,- Kanker paru-paru ialah jenis kanker yang tumbuh di jaringan paru-paru yang berperan penting dalam proses pernapasan. Kanker paru-pau berasal dari jaringan tipis paru-paru, pada umumnya berupa lapisan sel yang terletak pada saluran udara. Dua jenis utama kanker ini adalah kanker paru-paru sel kecil (SCLC) & kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC).

Kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC)

Kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) yakni jenis paling umum dari kanker paru-paru & tidak seagresif di bandingkan dengan kanker paru-paru sel kecil (SCLC). NSCLC cenderung tumbuh & menyebar lebih lambat.

Kanker paru-paru sel kecil (SCLC)

Kanker paru-paru sel kecil (SCLC) yakni kanker yang mempunyai tingkat pertumbuhan pesat & menyebar cepat ke pembuluh darah menuju anggota tubuh lainnya. Sering kali kanker ini dikatergorikan sebagai penyakit kompleks saat terdiagnosa.

Faktor Risiko Kanker Paru-Paru

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kanker paru-paru :

1.Riwayat keluarga

Seseorang dengan riwayat keluarga mengalami kanker paru mempunyai risiko, walaupun bukan perokok. Penelitian mengungkapkan, genetik berperan dalam risiko pada keluarga dengan riwayat kanker paru yang kuat.

Baca juga : Obat Kanker Paru-Paru

2. Polusi udara

Walaupun polusi udara diperkirakan hanya 5% menyebabkan kanker paru-paru, polusi yang berasal dari asap kendaraan, pabrik & industri dapat mempengaruhi paru-paru.

3. Asbestos

Senyawa mineral kecil menyebar ke udara ini menyebabkan sekitar 3-4% kanker paru-paru. Penelitian menemukan , pekerja asbestos (tambang mills, tekstil, pabrik) mempunyai risiko kematian kanker paru lebih besar di bandingkan pekerja industri lain. Oleh sebab itu, pakai alat pelindung diri yang selayaknya bila anda termasuk pekerja di industri yang terkait erat dengan asbestos.

4. Perokok aktif & perokok pasif

Berdasarkan data medis, ada sekitar 80%-90% kasus kanker paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Tingkat risiko perokok aktif lebih tinggi daripada perokok pasif yang hanya menghirup asap rokok. Perokok pasif pula rentan terserang kanker paru-paru kalau berada di lingkungan perokok & menghirup asap rokok dalam waktu yang lama & terus-terusan. Karena asap rokok mengandung lebih 50 zat-zat pemicu kanker yang dapat memberi dampak secara langsung pada jaringan paru-paru.

5. Radiasi

Salah satu jenis radiasi yang mampu menyebabkan terjadinya kanker paru-paru ialah radiasi gas radon. Radon ialah gas radioaktif yang muncul secara alami & menjadi bagian dalam udara yang kita hirup setiap harinya.

Gas radon berasal dari batuan & tanah dalam jumlah yang sangat kecil, Gas radon ini dapat berpindah tempat melalui tanah. Gas ini dapat masuk kedalam rumah melalui celah-celah pondasi , pipa, saluran air atau lubang terbuka yang lain. Gas ini bia diuji dengan alat pengujian sederhana, lantaran gas radon bersifat tak kasat mata & tak berbau.

Bagi orang yang terkena radiasi gas radon secara terus-menerus & dalam jangka waktu lama akan meningkatkan resiko terkena kanker paru-paru. Radiasi gas radon menjadi salah satu faktor pemicu & penyebab kanker paru-paru lantaran bila dihirup , gas radon bisa merusak jaringan paru-paru secara berkala.

| Faktor Risiko Kanker Paru-Paru

Penyakit Kanker Tulang

Penyakit Kanker Tulang,- Kanker tulang ialah tumor ganas pada tulang yang akan menghancurkan jaringan tulang yang normal. Kanker tulang terbagi atas 2 jenis yakni : kanker tulang primer & kanker tulang sekunder.

Kanker tulang primer terjadi dikarenakan sel-sel kanker yang bersumber dari tulang itu sendiri. Sedangkan kanker tulang sekunder sumber dari sel-sel kanker berasal dari organ-organ tubuh lain yang terserang kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker paru-paru pun jenis kanker lainnya yang bermetastatis atau menyebar sampai akar-akarnya menyerang tulang.

Kanker tulang primer terbagi atas 3 jenis :

1.Osteosarcoma

Osteosarcoma merupakan kanker tulang yang kerap menyerang lengan bagian atas & lutut, sel-sel kankernya berasal dari jaringan osteoid yang terdapat pada tulang.

Baca juga : Obat Kanker Tulang Herbal Alami

2. Chondrosarcoma

Chondrosarcoma yaitu kanker tulang yang kerap menyerang bagian panggul, bahu, juga kaki bagian atas. Sel-sel kanker bersumber dari jaringan tulang rawan.

3. Ewing sarkoma

Kanker tulang ini sel-selnya bersumber dari jaringan syaraf primitif pada jaringan lunak (jaringan fibrosa, otot, pembuluh darah, lemak & jaringan pendukung yang lain) & tulang. Bagian tubuh yang diserang pada umumnya tulang lengan & kaki serta tulang panggul & tulang punggung.

Gejala Kanker Tulang

1.Rasa Sakit berkepanjangan pada tulang

Ciri-ciri kanker tulang yang paling mudah dideteksi ialah rasa sakit yang berkepanjangan pada tulang belakang, utamanya bagian punggung & leher disertai dengan gejala lainnya seperti rasa nyeri atau ngilu. Rasa sakit tersebut tidak cuma berhenti pada bagian tulang belakang saja, tetapi lambat laun menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain.

2. Turunnya kemampuan beraktifitas

Sel-sel kanker yang menekan syaraf dengan sangat kuat , bisa membuat kemampuan seseorang dalam beraktifitas menurun. Hal itu disebabkan dikarenakan terjadinya gangguan pada tulang belakang terutama pada impuls-impulsnya. Dikarenakan ketika kanker memicu terjadinya peradangan besar, kemampuan otak dalam berkumonikasi dengan anggota tubuh lainnya tak lagi bisa terjadi dengan maksimal, maka kaki terasa susah untuk digunakan berjalan, tangan terasa kaku untuk digunakan berpegangan dan sebagainya.

3. Kelumpuhan

Pada stadium tertentu, seseorang yang terkena kanker tulang akan mengalami kelumpuhan , baik pada salah satu, beberapa atau bahkan pada keseluruhan anggota tubuh, tergangtung dari lokasi & ukuran pertumbuhan sel-sel kanker, lantaran syaraf yang tersarang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf secara total.

4. Fraktur

Sel kanker dapat melemahkan tulang & ini kadang-kadang menyebabkan patah tulang. Kerusakan tulang mungkin terjadi kepada tulang yang sebelumnya terasa sakit.

5. Benjolan & pembengkakan tulang

Benjolan atau bengkak mampu muncul dikala anda terbentur benda keras. Tetapi apabila tidak hilang meskipun sudah menjalani pengobatan selama satu minggu lebih, sebaiknya konsultasikan terhadap dokter.

Cara Penularan TBC Paru

cara penularan tbc paru,- TBC Paru yaitu penyakit menular langsung disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Sebagaian besar kuman TB menyerang paru, namun bisa juga mengenai organ tubuh lainnya. Sebenarnya kuman/bakteri ini dalam beberapa detik akan segera mati bila terkena sinar matahari langsung. Tapi sebaliknya kalau kuman ini berada di lingkungan yang cocok untuk kehidupannya ialah suasana lingkungan yang gelap, lembab, sehingga kuman ini akan mampu bertahan sampai berjam-jam dan lebih parah lagi kuman ini dapat terus ada dilingkungan sampai bertahun-tahun dalam keadaan tidur.

Gejala awal tbc paru ialah batuk terus menerus lebih dari 100 hari, dahak bercampur dengan darah, sesak napas, tubuh lemas & mengeluarkan banyak keringat walaupun tak melakukan aktifitas.

Cara Penularan TBC Paru

  • Sumber penularan ialah pasien TB BTA positif (BTA= basil tahan asam).
  • Pada saat batuk atau bersin, pasien menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak. Sekali batuk menghasilkan sekitar 3000 percikan dahak.
  • Biasanya penularan terjadi dalam ruangan di mana percikan dahak berada dalam waktu yang lama. Ventilasi akan mengurangi jumlah percikan, sementara sinar matahari langsung mampu membunuh kuman. Percikan bisa bertahan selama beberapa jam dalam kondisi yang gelap & lembab.
  • Daya penularan seorang pasien ditentukan oleh banyaknya kuman dari parunya. Semakin tinggi derajat kepositipan hasil pemeriksaan dahak, semakin menular pasien tersebut.
  • Faktor yang memungkinkan seseorang terpajan kuman tb ditentukan oleh konsentrasi percikan dalam udara & lamanya menghirup udara tersebut.

Baca juga :

Faktor Resiko TBC Paru
Gejala Penyakit TBC Paru

1 2