Faktor Yang Meningkatkan Risiko Kanker Ovarium

Apakah anda pernah mendengar penyakit kanker ovarium? Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang ditakuti oleh wanita. Bahkan semua wanita ingin terhindar dari penyakit kanker ovarium. Namun, sebelum membahas tentang faktor yang meningkatkan risiko kanker kanker ovarium, akan membahas dulu tentang definisinya.

faktor-yang-meingkatkan-kanker-ovarium

Kanker ovarium yaitu suatu penyakit sel tumor ganas didalam ovarium perempuan. Ialah salah satu tumor yang sering ditemukan pada organ reproduksi wanita. Belum diketahui secara pasti penyebabnya. Secara umum, kanker umumnya terjadi lantaran adanya perubahan gen pada tubuh kita, yang menyebabkan sel-sel normal berkembang jadi sel-sel kanker. Setelah Itu , sel-sel tersebut dapat menduplikasi diri dan membuat tumor. Tidak Hanya itu, sel-sel ini pula menyerang sel-sel sekitarnya dan tersebar ke organ lainnya.

Faktor Yang Meningkatkan Risiko Kanker Ovarium

Ada faktor tertentu yang akan meningkatkan risiko kanker ovarium. Mempunyai satu atau lebih dari faktor risiko dibawah ini, tak berarti anda menderita kanker ovarium. Akan tetapi, hal itu menunjukan mempunyai risiko lebih tinggi dari rata-rata wanita yang lain. Berikut yaitu faktor yang meningkatkan risiko kanker ovarium.

-Usia. Memang semua perempuan, berapapun usianya sangat dapat terkena kanker ovarium, tetapi perempuan dengan umur lebih dari 50 tahun berpotensi terkena penyakit ini.

-Obesitas. Obesitas bukanlah sesuatu yang boleh disepelekan walaupun memang banyak pula wanita gemuk yang tetap yakin diri akan berat dan bentuk tubuhnya. Sudah ada penelitian yang menyebutkan bahwa perempuan yang gemuk memang akan lebih mudah mengelami kanker ovarium.

-Belum pernah hamil. Perempuan yang belum pernah melahirkan atau miliki anak dalam sejarah reproduksinya rupanya malah tak aman. Keadaan ini malah meningkatkan risiko seorang perempuan dalam mengidap penyakit kanker. Oleh sebab itu bagi perempuan yang belum dikaruniai anak, sebaiknya memeriksa ke dokter buat mengetahui keadaan kesehatan badan biar dapat terhindar dari bisa saja serangan kanker ovarium dan kanker rahim.

-Faktor genetik/keturunan. Seorang perempuan yang saudara perempuannya, ibu atau neneknya pernah atau memang sedang mengidap kanker ovarium, sehingga mungkin besar dapat terkena pula.

-Mempunyai endometriosis. Perempuan dengan masalah endometriosis bakal lebih tinggi risiko terkena kanker ovarium. Endometriosis ini termasuk juga kelainan yang serangannya dilancarkan ke bagian system reproduksi perempuan. Kemunculan penyakit ini ada kepada jaringan lapisan dalam dinding rahim atau pertumbuhan endometrium bertempat diluar rongga rahim.

Itulah fakor meningkatkan risiko kanker ovarium. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *